Cabut Gigi (Ekstraksi)
Prosedur Medis

Cabut Gigi (Ekstraksi)

Prosedur pencabutan gigi yang rusak atau bermasalah dengan teknik modern dan minim nyeri

Estimasi Biaya: Rp 350.000 Durasi: 30-60 menit
Ekstraksi gigi adalah prosedur pengangkatan gigi dari soketnya di tulang rahang. Prosedur ini dilakukan ketika gigi sudah tidak dapat dipertahankan lagi karena kerusakan parah, infeksi, atau alasan ortodonti. Klinik kami menggunakan teknik modern dengan anestesi lokal untuk memastikan pasien merasa nyaman selama prosedur.Ekstraksi dapat berupa ekstraksi sederhana (gigi yang terlihat di atas gusi) atau ekstraksi bedah (gigi yang belum tumbuh sempurna atau patah di bawah garis gusi).

Indikasi

  • Gigi rusak parah dan tidak dapat ditambal
  • Infeksi gigi yang tidak bisa diatasi dengan perawatan saluran akar
  • Penyakit periodontal (gusi) stadium lanjut
  • Gigi berjejal (untuk keperluan ortodonti/behel)
  • Gigi bungsu impaksi yang menyebabkan nyeri
  • Gigi goyang akibat penyakit gusi
  • Gigi susu yang tidak tanggal sendiri
  • Persiapan pemasangan gigi palsu

Kontraindikasi

  • Infeksi akut yang belum terkontrol (sebaiknya diberi antibiotik dulu)
  • Gangguan pembekuan darah (hemofilia)
  • Sedang menjalani kemoterapi atau radioterapi
  • Riwayat endokarditis atau kelainan katup jantung (perlu antibiotik profilaksis)
  • Hamil trimester pertama (sebaiknya ditunda)
  • Diabetes tidak terkontrol
  • Hipertensi berat tidak terkontrol
  • Sedang konsumsi obat pengencer darah (konsultasi dokter untuk penghentian sementara)

Persiapan

  • Makan 2-3 jam sebelum prosedur (jangan perut kosong)
  • Sikat gigi dan berkumur sebelum ke klinik
  • Informasikan riwayat penyakit dan obat yang dikonsumsi
  • Hentikan obat pengencer darah sesuai instruksi dokter (3-5 hari sebelumnya)
  • Jika nervous, boleh minta obat penenang (konsultasi dokter)
  • Jangan minum alkohol 24 jam sebelumnya
  • Pakai baju yang nyaman
  • Datang dengan pendamping jika perlu

Tahapan Prosedur

1

Konsultasi dan pemeriksaan gigi oleh dokter gigi

2

Foto rontgen gigi jika diperlukan untuk melihat posisi akar

3

Pemberian anestesi lokal (suntik bius) di area gigi yang akan dicabut

4

Menunggu 5-10 menit hingga area mati rasa

5

Melonggarkan gigi dengan elevator (alat khusus)

6

Mencabut gigi dengan tang ekstraksi

7

Membersihkan soket gigi dari sisa jaringan

8

Menempatkan kasa steril untuk menghentikan perdarahan

9

Gigit kasa selama 30-45 menit

10

Instruksi perawatan pasca cabut dan resep obat

Pasca Prosedur

  • 30-60 menit pertama: Gigit kasa dengan kuat, jangan berkumur atau meludah
  • 24 jam pertama: Jangan berkumur, merokok, atau minum dengan sedotan (bisa mengganggu pembekuan darah)
  • Makan dan minum: Tunggu hingga bius hilang (2-3 jam), konsumsi makanan lembut/dingin (es krim, bubur, jus), hindari makanan panas, keras, dan pedas selama 3 hari
  • Kompres: Kompres dingin di pipi area cabut selama 15 menit untuk mengurangi bengkak (24 jam pertama)
  • Obat: Minum obat pereda nyeri dan antibiotik sesuai resep dokter
  • Kebersihan: Sikat gigi hati-hati, hindari area cabut selama 24 jam pertama, setelah 24 jam boleh berkumur air garam hangat
  • Istirahat: Hindari aktivitas berat 2-3 hari, tidur dengan kepala lebih tinggi (gunakan 2 bantal)
  • Kontrol: Kembali ke dokter 3-7 hari kemudian atau jika ada masalah

Komplikasi & Risiko

  • Nyeri: Normal 2-3 hari, bisa diatasi dengan obat pereda nyeri
  • Bengkak: Normal 2-3 hari terutama pada ekstraksi bedah
  • Perdarahan: Perdarahan ringan 24 jam pertama adalah normal, jika terus berlanjut segera hubungi dokter
  • Dry socket (alveolitis): Soket kering karena bekuan darah lepas (2-5% kasus), menyebabkan nyeri hebat 3-4 hari pasca cabut
  • Infeksi: Jarang terjadi jika minum antibiotik sesuai resep
  • Mati rasa sementara: Pada ekstraksi gigi bungsu bawah (jarang, biasanya pulih dalam beberapa minggu)
  • Patah tulang rahang: Sangat jarang, biasanya pada tulang rahang yang sudah lemah
  • Gigi tetangga goyang: Jarang terjadi pada ekstraksi yang sulit